Game Free Fire untuk Para Remaja!

Game Free Fire untuk Para Remaja! Jika 2017 menjadi tahunnya game MOBA, besar kemungkinan kalau 2018 bakal menjadi tahunnya game battle royale. Apalagi setelah genre ini mulai masuk ke ranah mobile. Gamers tadinya harus punya PC atau konsol game dulu untuk main game battle royale seperti PUBG atau Fortnite.

Free Fire

Game Free Fire

Menurut berita terkini Game Free Fire baru aja dirilis di Indonesia pada Januari 2018. Kehadirannya pun meramaikan persaingan sesama game battle royale di ranah mobile. Tentunya Free Fire enggak datang tanpa membawa perbekalan yang membuatnya dapat bersaing dengan game sejenis lainnya.

Free Fire menawarkan keseruan dan ketegangan yang sama dengan game battle royale pada umumnya. kita akan diterjunkan dari pesawat bersama pemain lainnya dan memilih sendiri tempat pendaratan yang kita inginkan. Setelahnya, kita harus mengambil senjata dan segala persediaan yang tersebar di penjuru map untuk bertahan hidup.

Jika dibandingkan dengan game battle royale tetangga sebelah, jumlah pemain maksimal sekali main di Free Fire memang enggak mencapai ratusan. Namun, keseruan dan elemen penyintasan yang kita rasakan tetap sama meski kita hanya bermain dengan 49 penyintas lain. Memang, sih, rasanya agak kurang tegang kalau pemainnya sedikit. Namun, sebelum kita berpikir begitu, coba lihat sisi positifnya dulu, deh.

Jumlah pemain maksimal memang hanya 50 orang. Untuk mengatasi hal ini, Free Fire memberikan kompensasi berupa ukuran map yang relatif lebih sempit. Tentunya hal ini bakal membuat kita enggak akan merasa sendirian di map yang luas. Untuk mengetahui lebih lanjut, kunjungi Situs Judi Online 

Sisi positif dari jumlah pemain yang lebih sedikit juga berefek pada minimnya bug atau lag pas mainin game ini. kita enggak akan mengalami lag yang tentu ganggu banget pas kita lagi asyik main. Enggak ada juga bug kayak nyangkut di pagar, pintu, tembok, atau yang paling parah, enggak bisa ngelepasin parasut.

Ngeselin, kan, pas udah jauh dan ngumpulin banyak senjata, terus tiba-tiba stuck gara-gara bug? Selain itu, Garena sebagai penerbit lokal juga menyediakan server berkapasitas besar yang menjamin kenyamanan lo saat bermain tanpa gangguan.

Kelebihan Game Free Fire bagi penggunanya?

Dari segi durasi, game ini terasa lebih cepat berakhir dibanding game segenre lainnya. Selain karena luas map yang relatif lebih sempit, penyempitan zona juga berlangsung dengan sangat cepat. kita hanya diberikan waktu kurang lebih 4 menit sebelum muncul zona merah. Setelahnya, penyempitan zona makin cepat dan bikin kita harus berhati-hati. Darah kita juga akan berkurang lebih cepat dibanding game-game battle royale lainnya.

Lebih singkatnya durasi memang cukup ngeselin buat sebagian pemain. Namun, hal ini membuat Free Fire jadi lebih cocok buat gamers yang enggak punya banyak waktu untuk main game. Seenggaknya, kita cuma butuh waktu sekitar 15-20 menit sekali main penuh. Tentunya, makin kuat kemampuan penyintasan kita, bakal makin lama kita bermain.

Terdapat beberapa fitur standar seperti kustomisasi karakter. Sayangnya, belum ada fitur kustomisasi senjata seperti yang tersedia di game tetangga sebelah. Fitur “Friends” juga cukup menjadi masalah. Ikonnya yang kecil bikin fitur ini jadi enggak terlihat, khususnya buat pemain pemula yang baru mencoba main game ini.

Meski ada yang kurang, Free Fire mempunyai kelebihan di fitur statistik dan leaderboard. Semua data pertandingan yang kita sudah mainkan tercatat dengan lengkap. Statistik Solo, Duo, dan Squad ditampilkan berbeda. Satu hal yang menjadi kelemahan Free Fire adalah kualitas grafis yang ditampilkan.

Baca juga: Game Memancing Terbaik dan Terbaru untuk Anda Coba!

Secara tampilan Game Free Fire, grafisnya masih terlihat kurang detail dan real. Di tempat terbuka, environment yang tampak juga terlihat buram meski enggak seburuk beberapa game battle royale lain. Tentunya, hal ini diganti dengan performa game dan pengalaman bermain yang lebih lancar.