Seberapa Penting Perjanjian Pranikah Untuk Pasangan Muda?

Seberapa Penting Perjanjian Pranikah Untuk Pasangan Muda?Pernikahan merupakan sebuah komitmen hidup bersama dengan pasangan. Orang-orang memutuskan untuk menikah di usia yang beragam. Namun umumnya di Indonesia, pernikahan terjadi di usia yang relatif muda, yakni 20 hingga 30 tahun. Dalam sebuah pernikahan tentu memiliki tujuan yang ingin dicapai untuk masa depan. Hal-hal ini lah yang kemudian melatarbelakangi dibuatnya perjanjian pranikah.

Perjanjian pranikah adalah kesepakan dua belah pihak suami-istri yang dibuat sebelum menikah. Berisi berbagai macam aturan, larangan, cara pengaturan dan pengelolaan harta, dan lainnya yang dituangkan dalam sebuah perjanjian tertulis berkekuatan hukum. Hal ini dibuat atas persetujuan kedua belah pihak, untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan terjadi.

Saat ini, perjanjian pranikah cukup populer diterapkan dalam pernikahan beberapa tokoh terkenal seperti para artis dan pengusaha, tak terkecuali untuk pasangan muda. Perjanjian pranikah dibuat bukan karena ketidakpercayaan pada pasangan, melainkan untuk melindungi hak dan kewajiban suami dan istri.

Diatur Dalam UU RI

Perjanjian pranikah diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia. Oleh karenanya, surat perjanjian pranikah memiliki kekuatan hukum yang bisa diperkarakan di pengadilan setelah ditandatangani kedua belah pihak (suami-istri) di atas materai, di sahkan oleh notaris, dan tercatat di Kantor Urusan Agama (KUA) atau Pencatatan Sipil.

Perjanjian pranikah diatur dalam Pasal 29 UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, sebagai berikut:

  • Ayat 1: Pada waktu atau sebelum perkawinan dilangsungkan, kedua pihak atas persetujuan bersama dapat mengadakan perjanjian tertulis yang disahkan oleh Pegawai pencatat perkawinan, setelah mana isinya berlaku juga terhadap pihak ketiga sepanjang pihak ketiga tersangkut.
  • Ayat 2: Perjanjian tersebut tidak dapat disahkan bilamana melanggar batas-batas hukum, agama dan kesusilaan.
  • Ayat 3: Perjanjian tersebut mulai berlaku sejak perkawinan dilangsungkan.
  • Ayat 4: Selama perkawinan berlangsung perjanjian tersebut tidak dapat dirubah, kecuali bila dari kedua belah pihak ada persetujuan untuk merubah dan perubahan tidak merugikan pihak ketiga.

Baca juga: 10 Cara Memangkas Biaya Pernikahan Hingga 60%

Apa Saja yang Dicatat Dalam Perjanjian Pranikah?

Pada dasarnya, hal-hal yang tertera dalam sebuah surat perjanjian pranikah berbeda-beda, tergantung dengan kesepakatan pasangan itu sendiri. Di antaranya bisa aja memuat segala hal sebagai berikut:

  • Larangan-larangan
  • Hal-hal yang boleh dilakukan
  • Pembagian pekerjaan rumah
  • Kesepakatan pengelolaan harta
  • Penggabungan atau tidaknya penghasilan masing-masing
  • Pembagian tugas pengasuhan anak
  • Pembagian harta jika sewaktu-waktu terjadi perceraian atau salah satu pasangan meninggal dunia
  • Kesepakatan jika usaha suami/istri bangkrut
  • Kesepakatan untuk memilih monogami atau poligami/poliandri, dan lain sebagainya.

Oleh karenanya, poin-poin yang tertuang dalam perjanjian pranikah harus didiskusikan dahulu dengan pasangan sebelum benar-benar disahkan oleh Notaris dan tercatat dalam KUA dan Pencatatan Sipil.

Dibuatnya perjanjian pranikah memiliki berbagai tujuan. Antara lain untuk menjaga aset pribadi, melindungi hak anak, serta yang paling umum yakni untuk menjaga hak-kewajiban suami dan istri.

Seberapa Penting Perjanjian Pranikah Untuk Pasangan Muda?

Banyak yang menilai perjanjian pranikah hanya dibuat untuk mereka yang tidak percaya sepenuhnya pada pasangan dan untuk melindungi harta pribadi maupun harta gono-gini yang dituntutjika terjadi perpisahan. Padahal, ini jelas tidak benar adanya. Perjanjian pranikah dibuat untuk melindungi hak dan kewajiban suami, istri, anak, bahkan bisa saja menyangkut kebaikan keluarga besar.

Untuk pasangan muda, tentu tak ada salahnya membuat perjanjian pranikah. Sebab banyak di antara pasangan muda yang sudah sepenuhnya mandiri secara finansial, bahkan terhitung sukses dengan kekayaan yang tidak sedikit. Oleh karenanya, perjanjian pranikah sangat penting dibuat jika memang disetujui kedua belah pihak. Pastikan segala diskusi harus dimusyawarahkan dalam kondisi fisik dan mental yang memadai, agar tercapai pernikahan yang harmonis.

Anda juga harus tahu poin-poin penting yang wajib ada dalam perjanjian pranikah. Baca infonya dengan meng-klik link berikut ini:

https://www.cekaja.com/kredit/news/126187-poin-penting-dalam-perjanjian-pranikah.html

Leave a Reply